Kamis, 31 Januari 2013
Rabu, 03 Agustus 2011
Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan
Indikator
1. Membandingkan macam organ penyusun sistem ekskresi pada manusia
2. Mendeskripsikan fungsi sistem ekskresi
3. Mendata contoh penyakit yang berhubungan dengan sistem ekskresi yang
biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya
Manusia memiliki organ atau alat-alat ekskresi yang berfungsi membuang zat sisa hasil metabolisme. Zat sisa hasil metabolisme merupakan sisa pembongkaran zat makanan, misalnya: karbondioksida (CO2), air (H20), amonia (NH3), urea dan zat warna empedu.
Zat sisa metabolisme tersebut sudah tidak berguna lagi bagi tubuh dan harus dikeluarkan karena bersifat racun dan dapat menimbulkan penyakit.
Organ atau alat-alat ekskresi pada manusia terdiri dari:
1. Paru-paru,
2. Hati,
3. Kulit, dan
4. Ginjal.
Paru-paru




Seorang anak meniup botol yang berisi air kapur yang telah diendapkan. Terjadi perubahan warna air kapur dari yang mulanya jernih menjadi keruh
Paru-paru merupakan organ yang sangat vital bagi kehidupan manusia karena tanpa paru-paru manusia tidak dapat hidup. Dalam Sistem Ekskresi, paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan KARBONDIOKSIDA (CO2) dan UAP AIR (H2O).
Di dalam paru-paru terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida. Setelah membebaskan oksigen, sel-sel darah merah menangkap karbondioksida sebagai hasil metabolisme tubuh yang akan dibawa ke paru-paru. Di paru-paru karbondioksida dan uap air dilepaskan dan dikeluarkan dari paru-paru melalui hidung
Kelainan-kelainan pada paru-paru, diantaranya adalah:
1. Asma atau sesak nafas, yaitu kelainan yang disebabkan oleh penyumbatan saluran pernafasan yang diantaranya disebabkan oleh alergi terhadap rambut, bulu, debu atau tekanan psikologis.
2. Kanker Paru-Paru, yaitu gangguan paru-paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Penyebab lain adalah terlalu banyak menghirup debu asbes, kromium, produk petroleum dan radiasi ionisasi. Kelainan ini mempengaruhi pertukaran gas di paru-paru.
3. Emphysema, adalah penyakit pembengkakan paru-paru karena pembuluh darahnya terisi udara.

CARA MENGATASI KELAINAN PADA PARU-PARU
Zat racun yang masuk ke dalam tubuh akan disaring terlebih dahulu di hati sebelum beredar ke seluruh tubuh. Hati menyerap zat racun seperti obat-obatan dan alkohol dari sistem peredaran darah. Hati mengeluarkan zat racun tersebut bersama dengan getah empedu
FUNGSI HATI
KELAINAN-KELAINAN PADA HATI
Proses masuknya empedu ke kantong empedu
Proses masuknya empedu ke kantong empedu
Klik tombol play untuk melihat animasi
2. Mengubah zat gula menjadi glikogen dan menyimpanya sebagai cadangan gula
3. Membentuk protein tertentu dan merombaknya
5. Tempat untuk mengubah pro vitamin A menjadi vitamin
Mendeskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan
Indikator
1. Membandingkan macam organ penyusun sistem ekskresi pada manusia
2. Mendeskripsikan fungsi sistem ekskresi
3. Mendata contoh penyakit yang berhubungan dengan sistem ekskresi yang
biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya
Manusia memiliki organ atau alat-alat ekskresi yang berfungsi membuang zat sisa hasil metabolisme. Zat sisa hasil metabolisme merupakan sisa pembongkaran zat makanan, misalnya: karbondioksida (CO2), air (H20), amonia (NH3), urea dan zat warna empedu.
Zat sisa metabolisme tersebut sudah tidak berguna lagi bagi tubuh dan harus dikeluarkan karena bersifat racun dan dapat menimbulkan penyakit.
Organ atau alat-alat ekskresi pada manusia terdiri dari:
1. Paru-paru,
2. Hati,
3. Kulit, dan
4. Ginjal.
Paru-paru
PARU-PARU (PULMO)
Paru-paru berada di dalam rongga dada manusia sebelah kanan dan kiri yang dilindungi oleh tulang-tulang rusuk. Paru-paru terdiri dari dua bagian, yaitu paru-paru kanan yang memiliki tiga gelambir dan paru-paru kiri memiliki dua gelambir.
Paru-paru sebenarnya merupakan kumpulan gelembung alveolus yang terbungkus oleh selaput yang disebut selaput pleuraFUNGSI PARU-PARU
PARU-PARU (PULMO)
Paru-paru berada di dalam rongga dada manusia sebelah kanan dan kiri yang dilindungi oleh tulang-tulang rusuk. Paru-paru terdiri dari dua bagian, yaitu paru-paru kanan yang memiliki tiga gelambir dan paru-paru kiri memiliki dua gelambir.
Paru-paru sebenarnya merupakan kumpulan gelembung alveolus yang terbungkus oleh selaput yang disebut selaput pleuraFUNGSI PARU-PARU
Seorang anak sedang menghembuskan nafas di depan kaca, kemudian kaca tersebut akan terlihat berembunSeorang anak meniup botol yang berisi air kapur yang telah diendapkan. Terjadi perubahan warna air kapur dari yang mulanya jernih menjadi keruh
Paru-paru merupakan organ yang sangat vital bagi kehidupan manusia karena tanpa paru-paru manusia tidak dapat hidup. Dalam Sistem Ekskresi, paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan KARBONDIOKSIDA (CO2) dan UAP AIR (H2O).
Di dalam paru-paru terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida. Setelah membebaskan oksigen, sel-sel darah merah menangkap karbondioksida sebagai hasil metabolisme tubuh yang akan dibawa ke paru-paru. Di paru-paru karbondioksida dan uap air dilepaskan dan dikeluarkan dari paru-paru melalui hidung
Kelainan-kelainan pada paru-paru, diantaranya adalah:
1. Asma atau sesak nafas, yaitu kelainan yang disebabkan oleh penyumbatan saluran pernafasan yang diantaranya disebabkan oleh alergi terhadap rambut, bulu, debu atau tekanan psikologis.
2. Kanker Paru-Paru, yaitu gangguan paru-paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Penyebab lain adalah terlalu banyak menghirup debu asbes, kromium, produk petroleum dan radiasi ionisasi. Kelainan ini mempengaruhi pertukaran gas di paru-paru.
3. Emphysema, adalah penyakit pembengkakan paru-paru karena pembuluh darahnya terisi udara.
KELAINAN-KELAINAN PADA PARU-PARU
Gambar 1 | Gambar 2 | Gambar 3 | Gambar 4 | |||
Penderita asma yang sedang menggunakan inhaler | Paru-paru normal | Paru-paru penderita kanker | Paru-paru penderita emphysema |
CARA MENGATASI KELAINAN PADA PARU-PARU
Upaya menghindari dan mengatasi kelainan-kelainan pada paru-paru adalah dengan menjalankan pola hidup sehat, diantaranya:
1. Mengatur pola makan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi secara teratur
2. Berolah raga dengan teratur
3. Istirahat minimal 6 jam per hari
4. Mengindari konsumsi rokok, minum minuman beralkohol dan narkoba
4. Mengindari konsumsi rokok, minum minuman beralkohol dan narkoba
5. Hindari Stress
Hati
Hati
HATI (HEPAR)
Arahkah kursor ke bagian hati
Hati merupakan “kelenjar” terbesar yang terdapat dalam tubuh manusia. Letaknya di dalam rongga perut sebelah kanan. Berwarna merah tua dengan berat mencapai 2 kilogram pada orang dewasa. Hati terbagi menjadi dua lobus, kanan dan kiri.Zat racun yang masuk ke dalam tubuh akan disaring terlebih dahulu di hati sebelum beredar ke seluruh tubuh. Hati menyerap zat racun seperti obat-obatan dan alkohol dari sistem peredaran darah. Hati mengeluarkan zat racun tersebut bersama dengan getah empedu
FUNGSI HATI
KELAINAN-KELAINAN PADA HATI
Gangguan pada hati yang umumnya dijumpai di masyarakat saat ini adalah HEPATITIS atau PENYAKIT KUNING. Disebut demikian karena tubuh penderita menjadi kekuningan, disebabkan zat warna empedu beredar ke seluruh tubuh. Penyakit ini disebabkan oleh serangan virus yang dapat menular melalui makanan, minuman, jarum suntik dan transfusi darah.
Hepatitis adalah peradangan pada sel-sel hati. Penyebab penyakit hepatitis yang utama adalah virus. Virus hepatitis yang sudah ditemukan sudah cukup banyak dan digolongkan menjadi virus hepatitis A, B, C, D, E, G, dan TT
Proses masuknya empedu ke kantong empedu
Proses masuknya empedu ke kantong empedu
Klik tombol play untuk melihat animasi
FUNGSI HATI
Hati merupakan organ yang sangat penting, berfungsi untuk:
1. Menghasilkan empedu yang berasal dari perombakan sel darah merah2. Mengubah zat gula menjadi glikogen dan menyimpanya sebagai cadangan gula
3. Membentuk protein tertentu dan merombaknya
5. Tempat untuk mengubah pro vitamin A menjadi vitamin
Rabu, 20 Juli 2011
Kelas 9: Sistem Ekskresi PDF Print E-mail
Written by Kosasih Iskandarsjah
Saturday, 03 May 2008
Zat sisa metabolisme tersebut sudah tidak berguna lagi bagi tubuh dan harus dikeluarkan karena bersifat racun dan dapat menimbulkan penyakit. Organ atau alat-alat ekskresi pada manusia terdiri dari paru-paru, hati, kulit, dan ginjal.
Sistem Ekskresi - 1
Kode YouTube: wdBsm8E1wuM
Sistem Ekskresi - 2
Kode YouTube: RJItaB8M24c
Sistem Uriner - 1
Kode YouTube: chhNaLi9P3E
Sistem Uriner - 2
Kode YouTube: _kQYCDTi4wI
Pengeluaran Air Kencing dari Kantong Kencing
Kode YouTube: tZg-Q4w-flc
Sistem Pernafasan
Kode YouTube: JrawNbjq91g
Sistem Pencernaan
Kode YouTube: sCn5uvvc3WE
Last Updated ( Monday, 30 June 2008 )
Written by Kosasih Iskandarsjah
Saturday, 03 May 2008
Zat sisa metabolisme tersebut sudah tidak berguna lagi bagi tubuh dan harus dikeluarkan karena bersifat racun dan dapat menimbulkan penyakit. Organ atau alat-alat ekskresi pada manusia terdiri dari paru-paru, hati, kulit, dan ginjal.
Sistem Ekskresi - 1
Kode YouTube: wdBsm8E1wuM
Sistem Ekskresi - 2
Kode YouTube: RJItaB8M24c
Sistem Uriner - 1
Kode YouTube: chhNaLi9P3E
Sistem Uriner - 2
Kode YouTube: _kQYCDTi4wI
Pengeluaran Air Kencing dari Kantong Kencing
Kode YouTube: tZg-Q4w-flc
Sistem Pernafasan
Kode YouTube: JrawNbjq91g
Sistem Pencernaan
Kode YouTube: sCn5uvvc3WE
Last Updated ( Monday, 30 June 2008 )
Senin, 20 Juni 2011
E. Bahan Pengajaran:
Pertumbuhan dan Pengembangan Organisme
Apa jenis perubahan terjadi pada hewan selama hidup mereka?
Bandingkan perubahan yang terjadi pada ayam dan kupu-kupu. Kedua hewan perubahan berbeda saat mereka tumbuh. Hewan mana yang muncul untuk perubahan yang lebih?
Pernahkah Anda mengamati perubahan yang terjadi pada benih jagung seperti tumbuh?
Jika Anda membandingkan fase berkecambah dan fase jatuh tempo yang berikut, yang menunjukkan fase pertumbuhan yang lebih, atau yang lebih banyak perubahan fase? .
Setiap organisme mengalami perubahan selama hidupnya. Perubahan termasuk perubahan dalam ukuran, yang kecil menjadi lebih besar, satu pendek jadi lebih panjang, satu cahaya menjadi lebih berat, dan sebagainya.Pertumbuhan peningkatan ukuran dari suatu organisme. Ini adalah perubahan kuantitatif terukur. Misalnya, daun peningkatan panjang dan lebar. Ini berarti bahwa panjang dan lebar daun dapat diukur dalam sentimeter atau meter. Kita dapat mengatakan bahwa mereka grow.Another perubahan diamati dalam pengamatan sebelumnya perubahan benih yang tumbuh menjadi anakan. Perubahan seperti milik baik pertumbuhan dan perkembangan.Contoh perkembangan adalah perubahan yang terjadi ke ayam dewasa. Ketika mencapai fase reproduksi, ia memiliki kapasitas untuk bertelur. Tidak ada peningkatan dalam ukuran fisik tapi ada perubahan penting dalam kehidupan ayam: kapasitas reproduksinya. Dalam proses perkembangan, perubahan yang terjadi disebut perubahan kualitatif, yang tidak dapat diukur. Ketika telur adalah sekitar menetas, tidak ada peningkatan dalam ukuran tetapi ada proses penting dari pengembangan: menetas telur. Lihat juga Gambar menunjukkan kupu-kupu yang baru lahir keluar dari kepompongnya.
Beberapa Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan PembangunanPertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup dipengaruhi oleh berbagai faktor, stan eksternal dan internal. Faktor yang dari dalam tubuh organisme dan dari lingkungan.Faktor internal datang dari dalam tubuh. Ada ditentukan oleh gen. Pekerjaan gen ini terlihat dalam karya hormon dan enzim. Sebuah hormon, auksin, misalnya meningkatkan jumlah dan ukuran sel-sel batang pohon. Hal ini menyebabkan pohon tumbuh lebih tinggi dan lebih besar. Sebuah enzim misalnya, enzim pencernaan pada mamalia memungkinkan makanan dicerna dan bsorbed oleh tubuh. Makanan diserap digunakan untuk menyusun sel-sel baru untuk tumbuh dan berkembang.Faktor lingkungan terkait dengan apa pun di lingkungan seperti udara, air, tanah, dan sinar matahari. Sinar matahari memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Ini mempengaruhi jumlah klorofil, pembentukan tanaman muda, masa berbuah, dan kemampuan untuk membentuk dan menyimpan makanan.Organisme sebagian besar terdiri dari air. Air adalah pelarut, atau zat yang larut zat lainnya. Semua nutrisi dapat dimanfaatkan oleh tubuh organisme karena mereka larut dalam air. Demikian pula, semua zat yang harus dibuang dari tubuh juga harus larut, atau mampu membubarkan, di dalam air.
Pertumbuhan hewanHewan melakukan pertumbuhan selama siklus hidup mereka. Siklus hidup mereka dimulai dari kelahiran mereka, dan kemudian terus tumbuh, matang, memproduksi dan mati.Hewan membutuhkan makanan untuk pertumbuhan mereka. Makanan memberikan mereka dengan energi untuk tumbuh. Tapi ada hewan yang tidak bergerak, misalnya, kandang yang menempel pada batu untuk sisa hidup mereka.Berdasarkan makanan mereka, hewan dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora. Makanan hewan 'biasanya terdiri dari bahan organik.Berikut adalah beberapa contoh hewan proses 'pertumbuhan dan perkembangan.
Perubahan bentukBeberapa hewan seperti kupu-kupu dan katak mengalami fase metamorfosis penampilan yang berbeda. Gambar 1.4 mengilustrasikan fase metamorfosis dari seekor katak.Sebuah katak mulai siklus hidupnya sebagai zigot dari telur dibuahi. Telur kemudian menetas dan kecebong keluar. Kecebong Sebuah mampu berenang untuk mencari makanan. Hal ini terus tumbuh dan kemudian berubah bentuk. Pertumbuhan dimulai dengan anggota badan (atau kaki), paru-paru, dan gigi yang tumbuh di dalam mulut. Perubahan yang akan mendukung kehidupan kecebong di darat mulai saat ini.Apa yang terjadi dengan ekor kecebong? Setelah anggota tubuhnya tumbuh, kecebong tidak perlu ekor untuk bergerak. Apakah ekor datang dari tubuh? Ini tidak. Hal ini menjadi lebih kecil dan lebih kecil sehingga secara bertahap menggabungkan withs tubuh katak muda. Setelah beberapa bulan tubuh katak muda telah menyelesaikan proses metamorfosis nya. Metamorfosis adalah perubahan dari suatu organisme dalam satu siklus hidup. Ketika metamorfosis selesai, hewan keuntungan bentuk dewasanya. Pola perubahan selesai dan siklus dapat terjadi dalam setiap individu baru dari spesies.Kupu-kupu sebenarnya bentuk dewasa dari organisme yang telah mengalami metamorfosis lengkap melalui fase-fase menjadi larva, pupa sebuah, dan imago (individu dewasa) Pada saat tertentu larva menjadi tidak aktif dan disebut pupa. Dalam fase ini pupa memiliki sebuah coccoon. Pupa berubah menjadi kupu-kupu dewasa dalam bentuk yang sama sekali berbeda. Ini tidak terlihat seperti ulat lagi.Belalang memiliki berbagai jenis metamorfosis. Metamorfosis mereka tidak lengkap dan ini melibatkan tiga fase, yaitu telur, nimfa, dan dewasa.Nymph lebih kecil dari yang dari belalang dewasa tetapi tidak memiliki sayap. Tapi secara keseluruhan mereka memiliki bentuk seperti belalang dewasa. Secara bertahap sayap dan sistem reproduksi terus tumbuh sampai mereka sepenuhnya siap untuk melanjutkan siklus hidup mereka. Mereka kawin dan bereproduksi belalang muda mereka sendiri. Hewan lain yang memiliki metamorfosis tidak lengkap adalah nyamuk.Beberapa organisme dapat melawan kepunahan karena mereka mereproduksi dan dapat beradaptasi dengan baik. Berbagai perubahan mungkin terjadi selama proses menghasilkan generasi baru. Sebuah suksesi bergantian dari satu generasi ke generasi banyak perubahan lain karakteristik fisik yang berbeda terjadi pada beberapa organisme. Proses ini disebut metagenesis.
MetagenesisPerubahan fisik generasi, pakis, atau metagenesis cukup fenomena unik. Ada dua fase yang berbeda dalam satu siklus hidup organisme yang mengalami metagenesis. Dalam satu fase, spora diproduksi. Pada tahap lain, sel seksual atau gamet yang dihasilkan. Fase memproduksi spora yang disebut fase sporofit, dan fase memproduksi gamet-disebut fase gametofit. Spora yang dihasilkan memiliki 2n kromosom diploid atau komposisi dan gamet yang dihasilkan memiliki komposisi n atau chromosom haploid.Ketika Anda mengamati pakis, Anda akan melihat bahwa ada kelompok sporangia pada permukaan bawah daun (Lihat Gambar 1.8.). Ini berarti bahwa tanaman ini dalam tahap sporophyte. Tanaman pakis yang Anda mengamati adalah anggota dari generasi sporofit. Jika spora pada musim gugur sporangia di tempat yang lembab, masing-masing akan tumbuh dan meratakan menjadi struktur berbentuk hati yang disebut prothallium. maka akan menghasilkan gamet jantan dan betina.Dalam satu siklus pergantian terjadi sbetween tahap sporophyte, di mana spora dengan kromosom diploid diproduksi, dan tahap gametofit, dimana gamet dengan kromosom haploid yang dihasilkan. Pergantian dari dua tahap yang dikenal sebagai silih bergantinya generasi atau metagenesis.Wilayah pertumbuhan tanamanSpesies tanaman yang berbeda tumbuh berbeda-beda. Beberapa spesies tumbuh menjadi tanaman pendek dengan batang lunak. Mereka tinggal hanya beberapa minggu atau beberapa bulan. Beberapa spesies lain tumbuh tinggi dan besar, memiliki batang kayu, dan hidup selama bertahun-tahun. Apa bagian dari tanaman kontrol pertumbuhan mereka?Bagaimana tanaman menjadi lebih lama? Amati batang tanaman pada Gambar 1.11. Pada batang Anda melihat dua jenis tunas. Di ujung ada tunas terminal, yang juga dikenal sebagai meristem apikal. Hal ini menentukan kenaikan panjang tanaman. Sepanjang batang terdapat tunas lateral, yang juga dikenal sebagai tunas samping atau tunas ketiak. Mereka akhirnya dapat tumbuh menjadi cabang-cabang, daun, atau bunga. Tunas adalah awal pertumbuhan baru dan titik-titik di mana mereka muncul adalah node pertumbuhan. Beberapa spesies tanaman memiliki batang yang terus menjadi lebih besar. Bahkan, beberapa batang besar seperti yang ditemukan di pohon-pohon kayu (pohon jati, dan beberapa pohon hutan) bahkan 1 sampai 2 meter dengan diameter. Mengapa mereka menjadi begitu besar? Pembesaran induk ditentukan oleh adanya suatu kambium. Kambium ini terletak antara xilem dan floem dan fungsinya adalah untuk membentuk xilem baru dan floem.
Gambar menggambarkan meningkatnya ukuran diameter batang buritan. Hal ini karena jumlah meningkat xilem dan floem dalam arah yang sama. Ini berarti bahwa kambium terus memproduksi xilem baru dan floem. Ujung batang dilindungi oleh epidermis di bagian luar. Dalam setiap bagian yang diperbesar dari batang epidermis menjadi rusak karena floem baru diproduksi. Untuk menggantinya, perlindungan baru terbentuk dalam bentuk jaringan gabus Mengapa xilem baru dan floem arae terus diproduksi? Apakah Anda tahu fungsi mereka? Mereka adalah jaringan pembuluh darah untuk transportasi. Xilem mengangkut air dan mineral solusi dari akar ke sleaves. Floem mengangkut produk fotosintesis dari daun ke seluruh organ tanaman. Karena fungsi mereka adalah penting, jaringan-jaringan ini terus diproduksi. Semakin besar ukuran batang, yang lebih dan floem xilem ada. Selain batang, akar juga 'tumbuh lagi menembus tanah. Dimana zona yang menentukan pertumbuhan akar? Untuk menjawab pertanyaan ini.
Pertumbuhan dan Pengembangan Organisme
Apa jenis perubahan terjadi pada hewan selama hidup mereka?
Bandingkan perubahan yang terjadi pada ayam dan kupu-kupu. Kedua hewan perubahan berbeda saat mereka tumbuh. Hewan mana yang muncul untuk perubahan yang lebih?
Pernahkah Anda mengamati perubahan yang terjadi pada benih jagung seperti tumbuh?
Jika Anda membandingkan fase berkecambah dan fase jatuh tempo yang berikut, yang menunjukkan fase pertumbuhan yang lebih, atau yang lebih banyak perubahan fase? .
Setiap organisme mengalami perubahan selama hidupnya. Perubahan termasuk perubahan dalam ukuran, yang kecil menjadi lebih besar, satu pendek jadi lebih panjang, satu cahaya menjadi lebih berat, dan sebagainya.Pertumbuhan peningkatan ukuran dari suatu organisme. Ini adalah perubahan kuantitatif terukur. Misalnya, daun peningkatan panjang dan lebar. Ini berarti bahwa panjang dan lebar daun dapat diukur dalam sentimeter atau meter. Kita dapat mengatakan bahwa mereka grow.Another perubahan diamati dalam pengamatan sebelumnya perubahan benih yang tumbuh menjadi anakan. Perubahan seperti milik baik pertumbuhan dan perkembangan.Contoh perkembangan adalah perubahan yang terjadi ke ayam dewasa. Ketika mencapai fase reproduksi, ia memiliki kapasitas untuk bertelur. Tidak ada peningkatan dalam ukuran fisik tapi ada perubahan penting dalam kehidupan ayam: kapasitas reproduksinya. Dalam proses perkembangan, perubahan yang terjadi disebut perubahan kualitatif, yang tidak dapat diukur. Ketika telur adalah sekitar menetas, tidak ada peningkatan dalam ukuran tetapi ada proses penting dari pengembangan: menetas telur. Lihat juga Gambar menunjukkan kupu-kupu yang baru lahir keluar dari kepompongnya.
Beberapa Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan PembangunanPertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup dipengaruhi oleh berbagai faktor, stan eksternal dan internal. Faktor yang dari dalam tubuh organisme dan dari lingkungan.Faktor internal datang dari dalam tubuh. Ada ditentukan oleh gen. Pekerjaan gen ini terlihat dalam karya hormon dan enzim. Sebuah hormon, auksin, misalnya meningkatkan jumlah dan ukuran sel-sel batang pohon. Hal ini menyebabkan pohon tumbuh lebih tinggi dan lebih besar. Sebuah enzim misalnya, enzim pencernaan pada mamalia memungkinkan makanan dicerna dan bsorbed oleh tubuh. Makanan diserap digunakan untuk menyusun sel-sel baru untuk tumbuh dan berkembang.Faktor lingkungan terkait dengan apa pun di lingkungan seperti udara, air, tanah, dan sinar matahari. Sinar matahari memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Ini mempengaruhi jumlah klorofil, pembentukan tanaman muda, masa berbuah, dan kemampuan untuk membentuk dan menyimpan makanan.Organisme sebagian besar terdiri dari air. Air adalah pelarut, atau zat yang larut zat lainnya. Semua nutrisi dapat dimanfaatkan oleh tubuh organisme karena mereka larut dalam air. Demikian pula, semua zat yang harus dibuang dari tubuh juga harus larut, atau mampu membubarkan, di dalam air.
Pertumbuhan hewanHewan melakukan pertumbuhan selama siklus hidup mereka. Siklus hidup mereka dimulai dari kelahiran mereka, dan kemudian terus tumbuh, matang, memproduksi dan mati.Hewan membutuhkan makanan untuk pertumbuhan mereka. Makanan memberikan mereka dengan energi untuk tumbuh. Tapi ada hewan yang tidak bergerak, misalnya, kandang yang menempel pada batu untuk sisa hidup mereka.Berdasarkan makanan mereka, hewan dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora. Makanan hewan 'biasanya terdiri dari bahan organik.Berikut adalah beberapa contoh hewan proses 'pertumbuhan dan perkembangan.
Perubahan bentukBeberapa hewan seperti kupu-kupu dan katak mengalami fase metamorfosis penampilan yang berbeda. Gambar 1.4 mengilustrasikan fase metamorfosis dari seekor katak.Sebuah katak mulai siklus hidupnya sebagai zigot dari telur dibuahi. Telur kemudian menetas dan kecebong keluar. Kecebong Sebuah mampu berenang untuk mencari makanan. Hal ini terus tumbuh dan kemudian berubah bentuk. Pertumbuhan dimulai dengan anggota badan (atau kaki), paru-paru, dan gigi yang tumbuh di dalam mulut. Perubahan yang akan mendukung kehidupan kecebong di darat mulai saat ini.Apa yang terjadi dengan ekor kecebong? Setelah anggota tubuhnya tumbuh, kecebong tidak perlu ekor untuk bergerak. Apakah ekor datang dari tubuh? Ini tidak. Hal ini menjadi lebih kecil dan lebih kecil sehingga secara bertahap menggabungkan withs tubuh katak muda. Setelah beberapa bulan tubuh katak muda telah menyelesaikan proses metamorfosis nya. Metamorfosis adalah perubahan dari suatu organisme dalam satu siklus hidup. Ketika metamorfosis selesai, hewan keuntungan bentuk dewasanya. Pola perubahan selesai dan siklus dapat terjadi dalam setiap individu baru dari spesies.Kupu-kupu sebenarnya bentuk dewasa dari organisme yang telah mengalami metamorfosis lengkap melalui fase-fase menjadi larva, pupa sebuah, dan imago (individu dewasa) Pada saat tertentu larva menjadi tidak aktif dan disebut pupa. Dalam fase ini pupa memiliki sebuah coccoon. Pupa berubah menjadi kupu-kupu dewasa dalam bentuk yang sama sekali berbeda. Ini tidak terlihat seperti ulat lagi.Belalang memiliki berbagai jenis metamorfosis. Metamorfosis mereka tidak lengkap dan ini melibatkan tiga fase, yaitu telur, nimfa, dan dewasa.Nymph lebih kecil dari yang dari belalang dewasa tetapi tidak memiliki sayap. Tapi secara keseluruhan mereka memiliki bentuk seperti belalang dewasa. Secara bertahap sayap dan sistem reproduksi terus tumbuh sampai mereka sepenuhnya siap untuk melanjutkan siklus hidup mereka. Mereka kawin dan bereproduksi belalang muda mereka sendiri. Hewan lain yang memiliki metamorfosis tidak lengkap adalah nyamuk.Beberapa organisme dapat melawan kepunahan karena mereka mereproduksi dan dapat beradaptasi dengan baik. Berbagai perubahan mungkin terjadi selama proses menghasilkan generasi baru. Sebuah suksesi bergantian dari satu generasi ke generasi banyak perubahan lain karakteristik fisik yang berbeda terjadi pada beberapa organisme. Proses ini disebut metagenesis.
MetagenesisPerubahan fisik generasi, pakis, atau metagenesis cukup fenomena unik. Ada dua fase yang berbeda dalam satu siklus hidup organisme yang mengalami metagenesis. Dalam satu fase, spora diproduksi. Pada tahap lain, sel seksual atau gamet yang dihasilkan. Fase memproduksi spora yang disebut fase sporofit, dan fase memproduksi gamet-disebut fase gametofit. Spora yang dihasilkan memiliki 2n kromosom diploid atau komposisi dan gamet yang dihasilkan memiliki komposisi n atau chromosom haploid.Ketika Anda mengamati pakis, Anda akan melihat bahwa ada kelompok sporangia pada permukaan bawah daun (Lihat Gambar 1.8.). Ini berarti bahwa tanaman ini dalam tahap sporophyte. Tanaman pakis yang Anda mengamati adalah anggota dari generasi sporofit. Jika spora pada musim gugur sporangia di tempat yang lembab, masing-masing akan tumbuh dan meratakan menjadi struktur berbentuk hati yang disebut prothallium. maka akan menghasilkan gamet jantan dan betina.Dalam satu siklus pergantian terjadi sbetween tahap sporophyte, di mana spora dengan kromosom diploid diproduksi, dan tahap gametofit, dimana gamet dengan kromosom haploid yang dihasilkan. Pergantian dari dua tahap yang dikenal sebagai silih bergantinya generasi atau metagenesis.Wilayah pertumbuhan tanamanSpesies tanaman yang berbeda tumbuh berbeda-beda. Beberapa spesies tumbuh menjadi tanaman pendek dengan batang lunak. Mereka tinggal hanya beberapa minggu atau beberapa bulan. Beberapa spesies lain tumbuh tinggi dan besar, memiliki batang kayu, dan hidup selama bertahun-tahun. Apa bagian dari tanaman kontrol pertumbuhan mereka?Bagaimana tanaman menjadi lebih lama? Amati batang tanaman pada Gambar 1.11. Pada batang Anda melihat dua jenis tunas. Di ujung ada tunas terminal, yang juga dikenal sebagai meristem apikal. Hal ini menentukan kenaikan panjang tanaman. Sepanjang batang terdapat tunas lateral, yang juga dikenal sebagai tunas samping atau tunas ketiak. Mereka akhirnya dapat tumbuh menjadi cabang-cabang, daun, atau bunga. Tunas adalah awal pertumbuhan baru dan titik-titik di mana mereka muncul adalah node pertumbuhan. Beberapa spesies tanaman memiliki batang yang terus menjadi lebih besar. Bahkan, beberapa batang besar seperti yang ditemukan di pohon-pohon kayu (pohon jati, dan beberapa pohon hutan) bahkan 1 sampai 2 meter dengan diameter. Mengapa mereka menjadi begitu besar? Pembesaran induk ditentukan oleh adanya suatu kambium. Kambium ini terletak antara xilem dan floem dan fungsinya adalah untuk membentuk xilem baru dan floem.
Gambar menggambarkan meningkatnya ukuran diameter batang buritan. Hal ini karena jumlah meningkat xilem dan floem dalam arah yang sama. Ini berarti bahwa kambium terus memproduksi xilem baru dan floem. Ujung batang dilindungi oleh epidermis di bagian luar. Dalam setiap bagian yang diperbesar dari batang epidermis menjadi rusak karena floem baru diproduksi. Untuk menggantinya, perlindungan baru terbentuk dalam bentuk jaringan gabus Mengapa xilem baru dan floem arae terus diproduksi? Apakah Anda tahu fungsi mereka? Mereka adalah jaringan pembuluh darah untuk transportasi. Xilem mengangkut air dan mineral solusi dari akar ke sleaves. Floem mengangkut produk fotosintesis dari daun ke seluruh organ tanaman. Karena fungsi mereka adalah penting, jaringan-jaringan ini terus diproduksi. Semakin besar ukuran batang, yang lebih dan floem xilem ada. Selain batang, akar juga 'tumbuh lagi menembus tanah. Dimana zona yang menentukan pertumbuhan akar? Untuk menjawab pertanyaan ini.
E. Teaching Materials:
Growth and Development of Organisms
What kind of changes happen to animals during their life? Compare the changes that happen to a chicken and a butterfly. Both animals change differently as they grow. Which animal appears to change more? Have you ever observed the changes that happen to a corn seed as it grows? If you compare the germinating phase and the maturing phase that follows, which phase shows more growth, or which phase changes more? . Every organism experiences changes during its life. The changes include changes in size, a small one becoming larger, a short one becoming longer, a light one becoming heavier, and so on. Growth is an increase in size of an organism. It is a quantitatively measurable change. For example, leaves increase in length and width. It means that the length and width of leaves can be measured in centimeters or meters. We can say that they grow.Another change observable in the previous observation was the change of a seed that sprouted into a seedling. Such a change belongs to both growth and development.
An example of development is the change that happens to an adult hen. When it reaches its reproductive phase, it has the capacity to lay eggs. There is no increase in its physical size but there is an important change in the hen’s life: its reproductive capacity. In the developmental process, the change that happens is called a qualitative change, which cannot be measured. When an egg is about to hatch, there is no increase in its size but there is an important process of development: the egg hatches. See also Figure showing a newly-born butterfly coming out of its cocoon. Some Factors that Influence Growth and Development
Growth and development of living thing are influenced by various factors, booth external and internal. Factor are from inside the body of the organism and from the environments.
The internal factors are coming from inside the body. There are determined by genes. The work of genes is seen in the work of hormones and enzymes. A hormone, auxin, for example increases the number and the size of the cells of a tree trunk. It causes the tree grow taller and bigger. An enzyme for example, digestive enzymes in mammals enable food to be digested and a bsorbed by the body. The absorbed food is used to compose new cells to grow and develop.
Environmental factors are related to anything in the environment such as air, water, soil, and sunlight. The sunlight plays an important role in the growth and development of plants. It affects quantity of chlorophyll, formation of young plants, period of fruition, and the ability to form and store food.
The organisms consist mostly of water. Water is a solvent, or a substance that dissolves various other substances. All nutrients can be utilized by the body of organisms because they dissolve in water. Similarly, all substances that must be disposed from the body must also be soluble, or able to dissolve, in water.
Growth of animals
Animals are performing growth during their life cycle. Their life cycle starts from their birth, and then continues to grow, mature, produce and die.
Animals need food for their growth. Food gives them with energy to grow. But there are animals that do not move, for example, corrals that cling to rocks for the rest of their life.
Based on their food, animals can be classified into three groups, namely herbivorous, carnivorous, and omnivorous. Animals’ foods normally consist of organic materials.
Below are some examples of animals’ growth and development processes.
Metamorphosis
Some animals such as butterflies and frogs undergo metamorphosis phases of different appearances. Figure 1.4 illustrates the metamorphosis phases of a frog.
A frog starts its life cycle as a zygote from a fertilized egg. The egg then hatches and a tadpole comes out. A tadpole is able to swim to find food. It continues to grow and then change shapes. The growth starts with limbs (or legs), lungs, and teeth that grow inside the mouth. Changes that will support the tadpole’s life on land begin at this time.
What happens to the tail of a tadpole? After its limbs grow, the tadpole does not need a tail to move about. Does the tail come off the body? It does not. It becomes smaller and smaller so that it gradually merges withs the body of the young frog. After a few months the body of the young frog has completed its metamorphosis process. Metamorphosis is the change of an organism in one life cycle. When the metamorphosis is completed, the animal gains its adult shape. The pattern of change is complete and the cycle may occur in any new individual of the species.
Butterflies are actually adult forms of organisms that have experienced a complete metamorphosis through the phases of being a larva, a pupa, and an imago (adult individuals) At a given moment a larva becomes inactive and it is called a pupa. In this phase pupa has a coccoon. The pupa changes into an adult butterfly in a completely different shape. It does not look like a caterpillar anymore.Grasshoppers have different types of a metamorphosis . Their metamorphosis is incomplete and it involves three phases, namely egg, nymph, and adult.
Nymph are smaller than that of an adult grasshoppers but it has no wings . But on the whole they have the shape as adult grasshoppers . Gradually the wings and a system of reproduction keep growing until they are fully ready to continue their life cycle. They mate and reproduce young grasshoppers of their own. Another animal that has an incomplete metamorphosis is a mosquito .
Some organisms can resist extinction because they reproduce and can adapt well. Various changes may occur during the process of producing a new generation. An alternating succession from one generation to another generation many change physically different characteristics occurs in some organisms. This process is called metagenesis.
Metagenesis
The physical change of generations, of ferns, or metagenesis is quite a unique phenomenon. There are two different phases in one life cycle of organisms which experience metagenesis. In one phase, spores are produced. In the other phase, sexual cells or gametes are produced. The spore-producing phase is called the sporophyte phase, and the gamete-producing phase is called the gametophyte phase. The spores produced have a 2n or diploid chromosome composition and the gametes produced have an n or haploid chromosome composition.
When you observe ferns, you will see that there are groups of sporangia on the lower surface of the leaves (See Figure 1.8.). It means that the plant is in the sporophyte stage. The fern plants you are observing are members of a sporophyte generation. If the spores in the sporangia fall on a moist place, each will grow and be flatten into a heart-shaped structure called prothallium. it will produce male and female gametes. In one lifecycle an alternation occurs sbetween the sporophyte stage, in which spores with diploid chromosomes are produced, and the gametophyte stage, in which gametes with haploid chromosomes are produced. The alternation of the two stages is known as the alternation of generations or metagenesis.
The growth areas of plants
Different species of plants grow differently. Some species grow into short plants with soft stems. They live for only a few weeks or a few months. Some other species grow tall and large, have wooden trunks, and live for years. What part of the plants controls their growth?
How do plants become longer? Observe the stem of a plant in Figure 1.11. On the stem you see two types of buds. At the tip there is a terminal bud, which is also known as an apical meristem. It determines the increase of plant length. Along the stem there are lateral buds, which are also known as side buds or axillary buds. They can finally grow into branches, leaves, or flowers. Buds are the start of new growth and the points where they appear are nodes of growth. Some plant species have stems that keep becoming larger. In fact, some large stems like those found in wooden trees ( teak trees, and some forest trees) are even 1 to 2 meters in diameter. Why do they become so large? Stem enlargement is determined by the presence of a cambium. The cambium is located between the xylem and phloem and its function is to form new xylem and phloem .

Figure illustrates the increasing size of the diameter of the stern stem. It is because the quantity of xylem and phloem increases in the same direction. It means that the cambium keeps producing new xylem and phloem. The stem tip is protected by epidermis on the outside. In any enlarged part of the stem the epidermis become damaged due to the newly produced phloem. To replace it, a new protection is formed in the shape of cork tissues Why new xylem and phloem arae continously produced? Do you know their function? They are vascular tissues for transport. Xylem transports water and mineral solutions from the roots to the sleaves. Phloem transports photosynthesis products from leaves to all plant organs. Because their function is important, these tissues are continuously produced. The larger the size of the stem, the more xylem and phloem there are. Besides the stem, the roots’ also grow longer penetrate the soil. Where are the zones that determine root growth? To answer this question.E. Teaching Materials:
Growth and Development of Organisms
What kind of changes happen to animals during their life? Compare the changes that happen to a chicken and a butterfly. Both animals change differently as they grow. Which animal appears to change more? Have you ever observed the changes that happen to a corn seed as it grows? If you compare the germinating phase and the maturing phase that follows, which phase shows more growth, or which phase changes more? . Every organism experiences changes during its life. The changes include changes in size, a small one becoming larger, a short one becoming longer, a light one becoming heavier, and so on.
Growth is an increase in size of an organism. It is a quantitatively measurable change. For example, leaves increase in length and width. It means that the length and width of leaves can be measured in centimeters or meters. We can say that they grow.Another change observable in the previous observation was the change of a seed that sprouted into a seedling. Such a change belongs to both growth and development.An example of development is the change that happens to an adult hen. When it reaches its reproductive phase, it has the capacity to lay eggs. There is no increase in its physical size but there is an important change in the hen’s life: its reproductive capacity. In the developmental process, the change that happens is called a qualitative change, which cannot be measured. When an egg is about to hatch, there is no increase in its size but there is an important process of development: the egg hatches. See also Figure showing a newly-born butterfly coming out of its cocoon.
Some Factors that Influence Growth and Development
Growth and development of living thing are influenced by various factors, booth external and internal. Factor are from inside the body of the organism and from the environments.
The internal factors are coming from inside the body. There are determined by genes. The work of genes is seen in the work of hormones and enzymes. A hormone, auxin, for example increases the number and the size of the cells of a tree trunk. It causes the tree grow taller and bigger. An enzyme for example, digestive enzymes in mammals enable food to be digested and a bsorbed by the body. The absorbed food is used to compose new cells to grow and develop.
Environmental factors are related to anything in the environment such as air, water, soil, and sunlight. The sunlight plays an important role in the growth and development of plants. It affects quantity of chlorophyll, formation of young plants, period of fruition, and the ability to form and store food.
The organisms consist mostly of water. Water is a solvent, or a substance that dissolves various other substances. All nutrients can be utilized by the body of organisms because they dissolve in water. Similarly, all substances that must be disposed from the body must also be soluble, or able to dissolve, in water.
Growth of animals
Animals are performing growth during their life cycle. Their life cycle starts from their birth, and then continues to grow, mature, produce and die.
Animals need food for their growth. Food gives them with energy to grow. But there are animals that do not move, for example, corrals that cling to rocks for the rest of their life.
Based on their food, animals can be classified into three groups, namely herbivorous, carnivorous, and omnivorous. Animals’ foods normally consist of organic materials.
Below are some examples of animals’ growth and development processes.
Metamorphosis
Some animals such as butterflies and frogs undergo metamorphosis phases of different appearances. Figure 1.4 illustrates the metamorphosis phases of a frog.
A frog starts its life cycle as a zygote from a fertilized egg. The egg then hatches and a tadpole comes out. A tadpole is able to swim to find food. It continues to grow and then change shapes. The growth starts with limbs (or legs), lungs, and teeth that grow inside the mouth. Changes that will support the tadpole’s life on land begin at this time.
What happens to the tail of a tadpole? After its limbs grow, the tadpole does not need a tail to move about. Does the tail come off the body? It does not. It becomes smaller and smaller so that it gradually merges withs the body of the young frog. After a few months the body of the young frog has completed its metamorphosis process. Metamorphosis is the change of an organism in one life cycle. When the metamorphosis is completed, the animal gains its adult shape. The pattern of change is complete and the cycle may occur in any new individual of the species.
Butterflies are actually adult forms of organisms that have experienced a complete metamorphosis through the phases of being a larva, a pupa, and an imago (adult individuals) At a given moment a larva becomes inactive and it is called a pupa. In this phase pupa has a coccoon. The pupa changes into an adult butterfly in a completely different shape. It does not look like a caterpillar anymore.Grasshoppers have different types of a metamorphosis . Their metamorphosis is incomplete and it involves three phases, namely egg, nymph, and adult.
Nymph are smaller than that of an adult grasshoppers but it has no wings . But on the whole they have the shape as adult grasshoppers . Gradually the wings and a system of reproduction keep growing until they are fully ready to continue their life cycle. They mate and reproduce young grasshoppers of their own. Another animal that has an incomplete metamorphosis is a mosquito .
Some organisms can resist extinction because they reproduce and can adapt well. Various changes may occur during the process of producing a new generation. An alternating succession from one generation to another generation many change physically different characteristics occurs in some organisms. This process is called metagenesis.
Metagenesis
The physical change of generations, of ferns, or metagenesis is quite a unique phenomenon. There are two different phases in one life cycle of organisms which experience metagenesis. In one phase, spores are produced. In the other phase, sexual cells or gametes are produced. The spore-producing phase is called the sporophyte phase, and the gamete-producing phase is called the gametophyte phase. The spores produced have a 2n or diploid chromosome composition and the gametes produced have an n or haploid chromosome composition.
When you observe ferns, you will see that there are groups of sporangia on the lower surface of the leaves (See Figure 1.8.). It means that the plant is in the sporophyte stage. The fern plants you are observing are members of a sporophyte generation. If the spores in the sporangia fall on a moist place, each will grow and be flatten into a heart-shaped structure called prothallium. it will produce male and female gametes. In one lifecycle an alternation occurs sbetween the sporophyte stage, in which spores with diploid chromosomes are produced, and the gametophyte stage, in which gametes with haploid chromosomes are produced. The alternation of the two stages is known as the alternation of generations or metagenesis.
The growth areas of plants
Different species of plants grow differently. Some species grow into short plants with soft stems. They live for only a few weeks or a few months. Some other species grow tall and large, have wooden trunks, and live for years. What part of the plants controls their growth?
How do plants become longer? Observe the stem of a plant in Figure 1.11. On the stem you see two types of buds. At the tip there is a terminal bud, which is also known as an apical meristem. It determines the increase of plant length. Along the stem there are lateral buds, which are also known as side buds or axillary buds. They can finally grow into branches, leaves, or flowers. Buds are the start of new growth and the points where they appear are nodes of growth. Some plant species have stems that keep becoming larger. In fact, some large stems like those found in wooden trees ( teak trees, and some forest trees) are even 1 to 2 meters in diameter. Why do they become so large? Stem enlargement is determined by the presence of a cambium. The cambium is located between the xylem and phloem and its function is to form new xylem and phloem .

Figure illustrates the increasing size of the diameter of the stern stem. It is because the quantity of xylem and phloem increases in the same direction. It means that the cambium keeps producing new xylem and phloem. The stem tip is protected by epidermis on the outside. In any enlarged part of the stem the epidermis become damaged due to the newly produced phloem. To replace it, a new protection is formed in the shape of cork tissues Why new xylem and phloem arae continously produced? Do you know their function? They are vascular tissues for transport. Xylem transports water and mineral solutions from the roots to the sleaves. Phloem transports photosynthesis products from leaves to all plant organs. Because their function is important, these tissues are continuously produced. The larger the size of the stem, the more xylem and phloem there are. Besides the stem, the roots’ also grow longer penetrate the soil. Where are the zones that determine root growth? To answer this question. A. Standard of Competence:
1. To understand the various systems in human body.
A. Standar Kompetensi:1. Untuk memahami berbagai sistem dalam tubuh manusia.
B. Basic Competence:
1.1. To analyze the importance of growth and development of organism
B. Kompetensi Dasar:
1.1. Untuk menganalisis pentingnya pertumbuhan dan perkembangan organismeC. Indicators to achieve the competence:
1. To distinguish between growth and development.
2. To explain the growth and development of plants.
3. To mention the factors that influence growth and development.
4. To mention the phases of growth and development in animal.
5. To compare metamorphosis between meta-genesis.
1. To distinguish between growth and development.
2. To explain the growth and development of plants.
3. To mention the factors that influence growth and development.
4. To mention the phases of growth and development in animal.
5. To compare metamorphosis between meta-genesis.
C. Indikator untuk mencapai kompetensi:
1. Untuk membedakan antara pertumbuhan dan pembangunan.2. Untuk menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
3. Untuk menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.
4. Untuk menyebutkan fase pertumbuhan dan perkembangan pada hewan.
5. Untuk membandingkan metamorfosis antara meta-genesis.
D. Objectives Learning
The students are able to:
1. Distinguish between growth and development.
2. Explain the growth and development of plants.
3. Mention the factors that influence growth and development.
4. Mention the phases of growth and development in animal.
5. Compare metamorphosis between meta-genesis.
D. Tujuan Pembelajaran
Para siswa dapat:
1. Bedakan antara pertumbuhan dan pembangunan.
2. Menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
3. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.
4. Sebutkan tahapan pertumbuhan dan perkembangan pada hewan.
5. Bandingkan metamorfosis antara meta-genesis.
Langganan:
Postingan
(Atom)
Osciloskop
Gerhana Matahari
Blog Archive
Admin


